Popular Post

Posted by : Unknown Minggu, 16 Juni 2013



   Di suatu hari, dan berawal dari tindakan iseng tesis dan eksperimen ini pun muncul .

   Pernahkah anda merasa bising di waktu malam?.

   ya ketika anda harus terbangun atas suara itu (mendengkur), Sungguh tidak mengenakan.

    Hal itulah yang mengawali penulis untuk melakukan eksperimen tersebut. ya betul, mengigau ataupun ngorok (mendengkur).

    Hal yang mungkin menggelikan bagi sebagian orang, bahkan ada sebagianpun mengatakan itu hal yang menjijikan.

   Namun tahukah anda itu hal yang lumrah bagi seorang laki-laki, dan sedikit menggelikan bagi seorang perempuan untuk ngorok (mendengkur).

     Seumur hidup penulis belum pernah mendengar dengkuran diri sendiri, penulis hanya tahu kalau penulis mendengkur dari teman-teman yang melihat penulis tertidur pulas.

      Dan percayalah ketika anda membaca artikel ini mungkin anda berfikir artikel ini adalah artikel konyol dan menggelikan, bahkan sudah tentu anda akan berfikir dan bertanya pada diri anda sendiri, apakah anda juga mengigau dan mendengkur saat tidur pulas.

     Jadi jika anda merasa anda tidak pernah mendengkur ataupun mengigau penulis optimis untuk mematahkan pemikiran anda.

     Apasajakah yang menyebabkan seseorang mendengkur, mengigau di saat tertidur pulas?.

     Bagaimana hal-hal tersebut bisa terjadi?.

     Bukti apa sajakah yang membuktikan teori-teori tersebut?.

    Sudah barangkali jelas pertanyaan-pertanyaan itulah yang mungkin pembaca fikirkan saat membaca artikel ini.

    Jika anda ingin lebih jauh mengenali gejala alam bawah sadar tersebut, silahkan anda ambil posisi santai, sediakan secangkir minuman menurut kesukaan anda dan cemilan menurut selera, untuk menemani anda membaca artikel yang pembaca rasa sedikit aneh dan membuat anda penasaran ini.

    Mendengkur bukan hal yang aneh untuk sebagian orang, bukan karena kelainan ataupun penyakit. Ambil sisi lain dari kasus tersebut, jika badan terlalu lelah saat melakukan aktifitas sehari-hari contohnya berkerja.
    Itu bisa jadi salah satu balasan dari tubuh anda untuk melepas lelah di bawah alam sadar anda dan sekaligus menjadi penyebab terjadinya dengkuran atau mengigau saat anda tertidur .

    Setres (bukan berati gila) namun akibat kepenatan hidup sehari-hari yang memaksa fikiran dan sebagian tubuh manusia juga berpengaruh, sekaligus turut ikut ambil alih dalam kasus tersebut. Ambil sisi lain dari kasus tersebut.

    Apa yang mereka igaukan ketika tertidur?.
Salah satu contohnya, seseorang mengatakan ataupun seolah berbicara ketika orang tersebut tertidur, bahkan ada yang berteriak dan seketika diam dan bersikap seperti orang tidur pada umumnya, itu hal yang wajar ketika sistim saraf pada tubuh kita mulai melepas ketegangan-ketegangan dari rutinitas yang melelahkan sehari-hari melalui hal tersebut.
 
    Selain hal tersebut penulis mulai menemukan hal yang aneh pada tesis dan eksperimen yang telah di lakukan. Penulis menyadari hal tersebut mulai sedikit membuat geli dan terasa aneh, ketika seseorang yang di jadikan bahan eksperimen mendengkur keras saat direkam menggunakan alat rekam, dan seketika pula dengkuran tersebut menghilang bak di telan bumi.

http://www.4shared.com/video/gkWrPT1J/percobaan_1.html     Setelah penulis tersadar akan prilaku aneh tersebut mulailah uji coba tersebut kini di buktikan dengan rekaman tersebut.
    Perhatikan rekaman analisa yang dapat anda putar di bawah ini, ada sesuatu yang berbeda, diantarnya posisi tidur mediator yang di uji.
untuk lebih jelasnya lihat terlebih dahulu videonya.
http://www.4shared.com/video/d5vdneYm/percobaan_2.html
    Setelah anda simak video pembuktian yang kedua di atas mungkin terbesit di fikiran pembaca, bahwa Apakah itu sudah cukup membuktikan teori tersebut?.
 
    Tenang masih ada pembuktian ke tiga yang akan membuat pembaca sedikit geli dan tersenyum, untuk itu mari kita lihat videopembuktian yang ke tiga di bawah ini:

http://www.4shared.com/video/kvZnoUeT/percobaan_3.html
    Dari video yang telah pembaca tonton, terdapat hal-hal yang bisa di perbaiki, yang besar kemungkinan dapat meredam atau bahkan menghilangkan sifat tidur yang dapat menggangu teman atau pasangan anda tertidur, di antaranya:
    Berdoalah sebelum anda hendak tidur.
    Berdoa setelah bangun tidur.
    Hindari makanan dan minuman yang merusak tubuh (kolesterol &alkohol) .
    Biasakan posisi tidur yang baik (jangan terlalu tinggi tumpuan kepala).
    Biasakan minum air mineral setelah bangun tidur dan sebelum makan
    (membantu proses pelancaran darah dan memperkuat fungsi jantung).
    Sempatkan berolahraga (walau hanya berjalan-jalan di sekitar ruangan).

      Yang tak kalah penting adalah selalu berpikir positif dan tenang dalammenjalani semua masalah-masalah anda.

      Kesimpuldari artikel yang telah di buat penulis, tertuju pada
kecenderungan yang di alami seseorang ketika tidur, mengigau dan mendengkur (ngorok), dan cara mengatasinya.

      Semoga artikel yang penulis telah posting diatas bisa menambah wawasan pembaca, dan tak lupa penulis juga meminta maaf jika masih banyak kesalahan dalam penulisan.

      Bila menurut pembaca ada hal-hal yang kiranya bisa untuk menambah wawasan artikel diatas silahkan post komentar dan gagasan anda, karena pembaca adalah prioritas dalam memecahkan masalah dalam artikel ini.

Leave a Reply

saya selaku Admin mengharap dukukangan, baik berupa kritik maupun saran...
Tak lua saya ucapkan terimakasih atas kunjungan anda...

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Ni PuTu JaGi AsIh - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -